RESUME BAB 3 DAN 4

BAB III 
Operasi Aritmatika 

         Operasi logika dan operasi aritmetika merupakan awal dari seluruh kegiatan yang ada pada teknik mikroprosesor. Dasar operasi aritmetika adalah penjumlahan dan pengurangan. Operasi selanjutnya yang dikembangkan dari kedua operasi dasar tersebut adalah perkalian dan pembagian.


A. Operasi Aritmatika Bilangan Biner
1. Penjumlahan Bilangan Biner

       Penjumlahan bilangan biner dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti halnya penjumlahan bilangan desimal. Penjumlahan bilangan desimal dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1) Digit-digit dan bilangan-bilangan desimal dijumlahkan satu per satu mulai posisi kolom paling            kanan
2) Bila hasil penjumlahan antar kolom melebihi nilai 9, maka dikurangi dengan nilai 10 untuk                disimpan ke penjumlahan kolom berikutnya.
Misalnya, 18 + 44 = 62, dengan menggunakan Iangkah-langkah di atas bisa diterapkan sebagaiberikut.
       Bilangan biner dijumlahkan dengan cara yang sama dengan penjumlahan bilangan desimal. Dasar penjumlahan untuk masing-masing digit bilangan biner adalah:
    0+0=0
    0+1=1
    1+0=1 
    1 + 1 = 0 1 + 1 = 2, karena digit terbesar biner 1, maka harus dikurangi dengan 2
    (basis), jadi 2 - 2 = 0 dengan simpanan 1.

2. Pengurangan Bilangan Biner

      Bilangan biner dikurangkan dengan cara yang sama pada operasi pengurangan bilangan desimal. Dasar pengurangan untuk masing-masing digit bilangan biner adalah:
0 – 0=0
1 – 0= 1. 
1 – 1=0 
0 - 1 = 1  dengan pinjaman 1, (pinjam 1 dan posisi sebelah kirinya)

3. Perkalian Bilangan Biner.

      Dilakukan sama dengan cara perkalian pada bilangan desimal. Dasar perkalian bilangan biner adalah:
    0 x 0 = 0
    1 x 0 = 0
    0 x 1 = 0 
    1 x 1 = 1

4. Pembagian Bilangan Biner Pemb


      Pembagian bilangan biner juga dilakukan dengan cara yang sama pada bilangan desimal. Pembagian biner 0 tidak mempunyai arti sehingga dasar pembagian biner adalah
0 : 1 = 0
1 : 1 = 1

Materi Pengayaan

B. Operasi Aritmatika Bilangan Oktal
    1. Penjumlahan Aritmetiha Bilangan Oktal
       Penjumlahan bilangan oktal dapat dilakukan secara sama dengan penjumlahan bilangan desimal.
      Langkah-langkah penjumlahan adalah sebagai berikut
       1) Tambahkan masing-masing kolom secara desimal.
       2) Ubah dan hasil desimal ke oktal. 
       3) Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil oktal. 
       4) Jika hasil penjumlahan tiap-tiap kolom terdiri daridua digit, maka digit paling kiri                                 merupakansimpan untuk penjumlahan kolom selanjutnya.

   2. Pengurangan Arítmetika Bilangan Okta 
       Pengurangan bilangan oktal dapat dilakukan secara sama dengan pengurangan bilangan desimal.
  
   3. Perkalian Aritmetika Bilangan Oktal
      Perkalian bilangan oktal dilakukan dengan cara yang sama pada perkalian bilangan desimal.
     Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
      1) Kalikan masing-masing kolom secara desimal.
      2) Ubah dari hasil desimal ke oktal. 
      3) Tuliskan hasil daridigit paling kanan dan hasil oktal.
      4) Jika hasil perkalian tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit paling kiri merupakan simpanan             untuk dijumlahkan pada hasil perkalian kolom selanjutnya.

4. Pembagian Operasi Aritmetika 
   
Pembagian bilangan heksadesimal dapat dilakukan secara sama dengan pembagian
bilangandesimal.



BAB IV
Arithmetic Logik Unit ( ALU)

ALU(Arithmetic Logic Unit) adalah salah satu bagian dari sebuah mikroprosesor 
yang berfungsi untuk melakukan operasi hitungan aritmetika dan logika. Contoh operasi
aritmetika adalah operasi penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi
logika adalah logika AND dan OR.

Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan anitmetika yang
terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan operasi aritmetika dengan dasar
pertambahan, sedang operasi aritmetika yang Iainnya seperti pengurangan, perkalian, dan
pembagian, dilakukan dengan dasar penjumlahan. Karena itu, sirkuit elektronik di ALU
yang digunakan untuk melaksanakan operasi aritmetika ini disebut adder. Tugas lain dari
ALU adalah melakukan keputusan dan operasi logika sesuai dengan instruksi program.
Operasi logika (logical operation) meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan
menggunakan operator logika, yaitu:


         1. sama dengan (=)
         2. tidak sama deugan (<>)
         3. kurang dari (< )
         4. kurang atau sama dengan dari ,(<=)
         5. Iebih besar dari (>)


         Rangkaian pada ALU yang digunakan untuk menjumlahkan bilangan dinamakan dengan Adder.Adder digunakan untuk memproses operasi aritmetika. Adder juga disebut rangkaian kombinasional aritmetika. Ada 3 jenis adder:

         1. Rangkaian Adder dengan menjumlahkan dua bit disebut Half Adder.
         2. Rangkaian Adder dengan menjumlahkan tiga bit disebut Full Adder.
         3. Rangkaian Adder dengan menjumlahkan banyak bit disebut Parallel Adder.


RANGKUMAN:

  • Gerbang NAND merupakan kombinasi dan gerbang AND dengan gerbang NOT di mana keluaran gerbang AND dihubungkan ke saluran masukan dan gerbang NOT. Prinsip kerja dari gerbang NAND merupakan kebalikan dari gerbang AND. Outputnya merupakan kebalikan dari gerbang AND, yakni memberikan keadaan level logik 0 pada outputnya jika dan hanya jika keadaan semua inputnya berlogika 1
  • Operasi gerbang NOR sama seperti dengan gerbang OR, tetapi bedanya keluarannya diinvcrterkan (dibalikkan)
  • EX-OR singkatan dan Exclusive OR di mana jika input berlogika sama maka output akan berlogika 0 dan sebaliknya jika input berlogika beda maka output akan berlogika Rangkaian EX-OR disusun dengan menggunakan gerbang AND, OR, dan NOT
  • Gerbang EX-NOR akan memberikan output berlogika 0 jika inputnya berlogika beda, dan akan berlogika 1 jika kedua Inputnya berlogika sama
  • ALU (Arithmetic Logic Unit) adalah salah satu bagian dari sebuah mikroprosesor yang berfungsi untuk melakukan operasi hitungan aritmetika dan logika
  • Contoh operasi aritmetika adalah operasi penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND dan OR
  • Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan anitmetika yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan operasi aritmetika dengan dasar pertambahan, sedang operasi aritmetika yang Iainnya seperti pengurangan, perkalian, dan pembagian, dilakukan dengan dasar penjumlahan

Komentar